Jumat, 11 Juni 2010

last words

“Manusia selalu hidup berkelompok. Ga ada manusia yang dapat hidup dalam kesendirian. Apabila ada, maka manusia tersebut benar-benar mahluk yang malang dan hidupnya tentu tidak berwarna”
segala masalah dalam kehidupan itu bukanlah perkara 'benar/tidak benar', melainkan perkara 'tepat/tidak tepat' karena semuanya berhubungan dengan waktu. segala sesuatu yang tidak tepat pada akhirnya akan membawa kita kejurang kesalahan, dan semakin jauh kita membawa ketidak-tepatan itu, maka kondisinya akan semakin salah. kaya gue sekarang ini. sialnya, disaat gue udah ngerti kalo gue lagi jalan di atas rel yang 'gak tepat', ujung-ujungnya ya cuma 'sampe kapan/sejauh mana gue bisa kuat dan bisa tahan' gue ga bilang gue ga kuat, gue juga ga bilang gue ga tahan. tapi ya kaya orang yang lagi nahan-nahan berak, 'makin mepet-makin seru', ujung-ujungnya tainya juga keluar. Tidak-tepat itu juga perkara waktu, ibarat nyetir mobil belom saatnya belok kanan tapi malah belok duluan. ato udah saatnya pindah gigi, tapi masih aja di gigi tiga. perkara waktu kecepetan atau kelamaan, hal ini sering banget jadi masalah, dan biasanya berujung pada penyesalan.
'aduh harusnya dulu gua ga kaya gini'
'ah gila, bener kan yang gua pikirin'
'kenapa ga dari dulu aja gua udahan?'
'tau gitu................................' GUA MOVE ON

Tidak ada komentar:

Posting Komentar